Jumat, 12 Februari 2010

CARA SEDERHANA MENERAPKAN LAW OF ATTRACTION.

CARA SEDERHANA MENERAPKAN LAW OF ATTRACTION.

1. ANDA HARUS TAHU APA YANG ANDA INGINKAN
Langkah pertama ini sangat simple, yaitu mengetahui apa yang kita inginkan. Namun kenyataannya kita sering tidak benar-benar mengetahui apa yang kita inginkan. Karena banyak dari kita tanpa disadari hanya berfokus pada apa yang tidak kita inginkan. Contohnya : “Saya tidak ingin punya utang”. Dari kalimat tersebut anda justru fokus kepada kata utang. Dan ketertarikan menarik ketertarikan, like attract like, semesta pun kemudian menyiapkan segala sesuatu serta rentetan kejadian untuk mewujudkan keinginan anda. Dan hasilnya anda semakin dalam terbelit pada utang.

Untuk mengetahui apa yang benar-benar kita inginkan adalah dengan mengetahui apa yang tidak kita inginkan. Coba ambil selembar kertas. Bikin sebuah tabel yang terdiri dari 2 kolom.
Pada kolom sebelah kiri atau kolom A;
Tulislah semua hal yang tidak anda inginkan. Tulis sebanyak-banyaknya. Tulis hingga 30 – 100 statement bahkan lebih hal-hal yang tidak anda sukai, hal-hal yang membuat perasaan anda tidak enak.
Tips dalam mengisi kolom A;
* Tulis statement sebanyak-banyaknya.
* Semangin banyak yang anda tulis, semakin jelas juga apa yang anda inginkan.

Pada kolom sebelah kanan atau kolom B;
Tulislah hal-hal yang anda sukai atau hal-hal yang membuat perasaan anda menjadi enak, dari statemen kolom A. Contoh: Pada Kolom A anda menulis “Saya tidak ingin punya utang”. LALU APA YANG ANDA INGINKAN? Kemudian pada kolom B anda tuliskan “Saya ingin cepat dan mudah membayar tagihan” atau “Saya ingin selalu mempunyai uang lebih”. Begitu seterusnya.

Tips dalam mengisi kolom B:
* Hindari penggunaan kata “TIDAK, JANGAN dan DILARANG”
* Jika lagi-lagi anda menggunakan kata TIDAK, JANGAN dan DILARANG, maka tanyakanlah ke diri anda, “Lalu apa yang saya inginkan ?”

Setelah selesai baca kembali statement anda pada kolom B dan coret semua yang ada di kolom A. Kini anda sudah tahu apa yang anda inginkan.


2. FOKUS DAN BERI PERHATIAN PADA KEINGINAN ANDA
Orang sukses tahu dimana meletakkan fokus pikirannya. Meski ada hambatan saat berjalan menuju tujuan, ia tidak pernah mengeluh. Konsentrasinya tetap pada tujuan yang diinginkannya.
Sebutlah anda memiliki sebuah mobil yang sudah sering rusak dan menginginkan mobil yang baru. Tujuan anda adalah mengganti mobil baru, tapi perhatian anda terjebak pada mobil lama. Anda lebih banyak mengeluh tentang mobil lama yang sering mogok, sering masuk bengkel, membuat pengeluaran bertambah banyak, dan seterusnya. Maka mobil baru pun jauh dari pencapaian karena anda meletakkan fokus pada penderitaan saat ini, bukan pada apa kebahagiaan yang anda inginkan.
PERHATIAN anda harus fokus pada apa yang menjadi keinginan anda. Pada tahap pertama lalu kita sudah menemukan apa yang menjadi keinginan anda. Maka sekarang fokuslah pada keinginan itu.

3. BERSYUKUR DAN BIARKAN KEINGINAN ITU MENJADI NYATA
Langkah berikut ini mempunyai kekuatan yang sangat dahsyat namun sering diabaikan karena agak sulit ditangkap logika. Disini kita bersyukur karena membayangkan hal-hal yang kita doakan (inginkan) sudah terkabul. Dengan kata lain, kita seolah benar-benar melihat, mendengar, merasakan dengan sepenuh hati bahwa doa (keinginan) kita sudah terwujud, karena itu kita bersyukur. Ini seperti anda sudah melunasi pembayaran (syukur) di muka, meskipun pesanan (doa / keinginan) anda belum anda terima. Ini adalah langkah yang paling mudah namun juga paling sulit dilakukan, terutama untuk mereka yang terlalu rasional dan analitis. Hal ini karena kita seperti pura-pura percaya bahwa keinginan kita sudah terkabul. Sesungguhnya, semesta selalu merespon setiap pikiran dan perasaan kita dan memproses perwujudannya. Dan keyakinan kita untuk bersyukur akan memastikan kelancaran proses itu, sedangkan keraguan kita akan menghambat dan merusak proses terkabulnya keinginan kita.
Keraguan adalah musuh utama dalam langkah ini. Maka buanglah perasaan ragu itu jauh-jauh. Dan yang terpenting adalah anda harus selalu berada dalam suasana hati yang gembira.

Semoga bermanfaat.