Mintalah Persetujuan Dari Hatimu
Kejadian ini terjadi sekitar 5 atau 6 bulan yang lalu. Ketika itu hari minggu, dan seperti biasanya kalau setiap hari minggu sore saya pasti pergi ke pantai Petitenget untuk sekedar lihat sunset atau mandi-mandi di pantai. Tanpa diduga disana saya bertemu dengan bekas teman semasa SMP dahulu. Setelah ngobrol ngalor-ngidul dan ketawa-ketiwi tiba-tiba air mukanya jadi serius. Sejurus kemudian dia mulai menceritakan tentang usahanya yang hampir bangkrut karena ditipu oleh rekan-rekan bisnisnya. Tanpa saya duga dia mohon kepada saya untuk diberikan bacaan-bacaan atau jampi-jampi serta syarat-syarat yang mesti dia lakukan agar usahanya bisa selamat. Saya pikir waktu itu dia becanda, sebab sejak awal bertemu kita Cuma guyon dan becanda tanpa henti. Tidak mau bikin dia kecewa saya asal celetuk aja ngomong, “Kamu mesti baca ini.” kataku sambil memberi dia secarik kertas yang telah saya tulisi mantra asal-asalan karangan saya sendiri. “Baca itu 3x setiap kamu akan meninggalkan rumah dan setiap kamu pulang ke rumah”, kataku sambil ketawa karena memang saya pikir kami sedang bergurau saat itu dan saya juga pikir dia tidak serius, masa minta jampe-jampe sama saya? Emang saya ada potongan mirip dukun apa? Lalu kami bepisah setelah itu.
Tiga bulan kemudian kami bertemu lagi secara tidak sengaja di salah satu pertokoan di kota Denpasar. Dengan sumbringah dia menjabat tangan saya sambil mengucapkan terima kasih berulang-ulang kali. Kemudian dia menceritakan bahwa setelah mengamalkan jampe-jampe yang saya berikan itu usahanya mulai membaik lagi, dan rekan-rekan bisnisnya yang dulu menipunya kini sudah kembali lagi dan usahanya mulai berkembang lagi. Saya Cuma bengong, dan mencoba mengingat-ingat mantra apa yang saya berikan ke dia. Kok bisa manjur ya? Waktu itu kan saya Cuma bercanda. Dan sebelum berpisah dia menyodorkan amplop yang saya yakin isinya pasti uang. Namun saya dengan halus menolak. Dan dengan sok bijaknya saya berkata, “Mendingan uang ini kamu berikan ke panti asuhan saja, atau di sedekahkan ke rumah ibadah yang memerlukannya.” Dalam perjalanan pulang saya terus berpikir. Bukan berpikir nyesel karena nolak amplop itu lho, tapi berpikir apa iya mantra asal-asalan bikinan saya itu berhasil menyelamatkan usaha temanku itu? Waktu itu aku kan Cuma bergurau saja. Wah...... ternyata Tuhan itu Maha Becanda ya.....!!!!
Rekan-rekan diskusi yang budiman. Cerita diatas menunjukkan begitu hebatnya sebuah sugesti. Sugesti itu mampu meluruhkan semua keraguan, ketakutan, dan kekhawatiran yang kemudian melahirkan keyakinan dan harapan. Keyakinan dan harapan itulah yang mendasari tindakan yang diambil oleh teman saya tersebut. Tindakan yang diambilnya saya rasa sama saja seperti yang dia atau kita biasa lakukan bila menghadapi masalah seperti itu. Cuma dia melakukan dengan sungguh-sungguh yakin akan berhasil karena semua keraguan dihatinya telah musnah. Dan hasilnya sungguh menakjubkan.
Ini serupa dengan efek placebo di dunia kedokteran. Pil placebo adalah pil yang tidak mempunyai khasiat sama sekali karena Cuma terbuat dari tepung dan gula biasa. Namun sering kali ketika dokter memberikannya kepada pasien penyakit tertentu sambil mengatakan bahwa ini adalah obat yang paling mujarab untuk penyakitnya dan kemudian si pasien itu meminumnya terjadilah keajaiban itu. Si pasien berangsur-angsur sembuh. Sungguh luar biasa bukan? Tubuh si pasien bisa menyembuhkan dirinya sendiri (self healing). Ini adalah buah dari keyakinan dari si pasien sendiri. Keyakinannya menumbuhkan harapan. Harapan untuk sembuh. Dan itulah yang dia dapatkan.
Demikian juga dikehidupan sehari-hari. Sebelum melakukan suatu tindakan atau menjalankan suatu rencana sangat penting bagi kita untuk meminta persetujuan dari hati kita sendiri. Ketika hati telah setuju hal ini akan melahirkan keyakinan. Dan keyakinan ini akan memusnahkan seluruh keraguan, kekhawatiran serta ketakutan di hati kita. Dan setelah keyakinan di hati didapat kita menjadi lebih fokus kepada tujuan dan rencana-rencana kita sehingga apa yang kita inginkan dapat diraih dengan lebih mudah dan sederhana.