Jumat, 30 April 2010

BERANI MIMPI

BERANI MIMPI

Impian adalah awal dari sesuatu yang nyata. Segala sesuatu yang spektakuler awalnya berasal dari suatu impian. Impian yang begitu kuat sampai terekam di pikiran bawah sadar (sub-concius mind) akan mengarahkan kita pada upaya-upaya serta rentetan peristiwa guna terwujudnya impian kita tersebut.

Seperti yang ada di film-film perang di TV, ketika akan menembakkan peluru kendali, kita mesti mengunci targetnya terlebih dahulu. Nah.... pikiran kita cara kerjanya persis seperti itu. Impian-impian kita adalah target sukses kehidupan kita.

Anak-anak kecil adalah mahluk yang luar biasa. Mereka berani bermimpi besar. Daya imajinasinya sungguh luar biasa. Masih ingat dalam ingatan kita ketika dulu masih kecil, anak-anak cowok suka bermain mobil-mobilan dari kardus atau dari kulit jeruk Bali, dan anak-anak cewek bermain anak-anakan, rumah-rumahan, ibu-ibuan dan lain sebaginya. Nah.... setelah dewasa anak-anak cowok itu mainnya mobil beneran, sedangkan anak-anak cewek yang dulu suka main anak-anakan, sekarang punya anak beneran. Kita mesti belajar mimpi pada anak-anak.

Namun masalahnya semakin kita dewasa, semakin takut kita bermimpi, karena kita dihadapkan dengan yang namanya REALITA......

Tidak usah takut menetapkan impian. Impian yang sifatnya personal dan bermakna bagi diri kita akan menumbuhkan keyakinan, keberanian, dan keiklasan dalam berusaha mewujudkan impian itu.

Seberapa keras upaya kita dalam mewujudkan impian kita? Karena impian besar biasanya buah dari suatu proses upaya keras, menyakitkan dan mungkin menjijikan bagi sebagian orang. Seekor ulat yang bermimpi menjadi kupu-kupu yang indah mesti melalui upaya yang keras dan menyakitkan ketika berusaha keluar dari kepompongnya. Pohon apel pun mesti diberi sesuatu yang menjijikkan berupa kotoran dari binatang yang biasa kita sebut pupuk agar bisa tumbuh subur dan berbuah yang lebat.

Kita juga bisa belajar dari anak-anak kecil. Ketika mereka menginginkan sesuatu, mereka akan ngotot dan berusaha keras meraih apa yang diinginkannya. Entah itu dengan merengek, atau menangis. Karena memang hanya itu yang mereka bisa.

Bagaimana dengan kita? Apa impian terbesar kita? Dan bagaimana upaya kita meraihnya?

Minggu, 18 April 2010

KISAH KUPU-KUPU MUDA

KISAH KUPU-KUPU MUDA


Seorang pria menemukan sebuah kepompong. Saat itu telah ada sebuah lubang kecil diatasnya, rupanya kepompong itu akan segera berubah menjadi Kupu-kupu. Pria itu duduk dan mengamati si kupu-kupu muda itu selama beberapa jam, yang sedang berusaha berjuang keluar melalui lubang kecil itu. Dan kemudian kupu-kupu muda itu berhenti, seolah-olah dia kelelahan dan sudah tidak bisa melanjutkan lagi perjuangannya.

Kemudian pria itu memutuskan untuk menolong si kupu-kupu muda itu. Dia mengambil gunting dan mulai menggunting kepompong itu, dan mengeluarkan kupu-kupu muda itu. Kupu-kupu itu keluar dengan selamat namun tubuhnya kisut dan sayapnya mengkerut.

Pria itu melanjutkan pengamatannya, berharap dalam beberapa menit sayap kupu-kupu itu mengembang sedemikian rupa untuk menopang tubuhnya. TIDAK ADA YANG TERJADI!!! Ternyata kupu-kupu itu lumpuh dan menghabiskan hidupnya dengan merangkak dan berjalan seperti ulat. Dia tidak pernah bisa terbang.

Maksud si pria itu mungkin baik, namun dia tidak mengerti satu hal: bahwa kupu-kupu itu membutuhkan kepompong dan perjuangannya sendiri untuk keluar dengan menghasilkan semacam cairan dari tubuh untuk sayapnya agar kuat dan bisa siap terbang. Itulah proses yang mesti di lalui oleh si kupu-kupu muda.

Begitu juga dengan kita. Kadang perjuangan dan usaha adalah sesuatu yang sangat kita butuhkan dalam kehidupan ini. Kehidupan tanpa halangan dan cobaan bisa melumpuhkan kita. Kita tidak akan menjadi sekuat yang kita harapkan dan kita tak akan pernah dewasa.

Maka jangan pernah takut akan setiap halangan,cobaan atau juga masalah yang kita temui. Hadapi semua itu dengan penuh syukur pada Tuhan atas masih dipercayakannya kita atas segala cobaanNYA. MAJU TERUS …. JANGAN PERNAH MENYERAH….!!!!