Selasa, 19 April 2011

ANOTHER WAY TO FEEL GOOD

Dulu saya sempat berfikir,” kenapa ya agama saya begitu getol menganjurkan umatnya untuk bersedekah?”

Namun seiring perjalanan waktu, saya mendapati semua agama menganjurkan umatnya untuk sedekah, bahkan atheis sekalipun. Dan dasyatnya lagi para motivator-motivator kelas dunia semacam Anthony Robbin, Jack Canfield, Jim Rhon dll menganjurkan hal yang sama. Mereka menyebut sedekah dengan kata yang beragam, baik itu sumbangan, donasi, charity, dana punia dll.



Dan lebih mengejutkan lagi jika membaca kisah sukses para pengusaha kelas nasional dan internasional, ternyata mereka adalah para dermawan bahkan jauh sebelum usaha mereka terbentuk sekalipun.



Yang lebih mencengangkan adalah mereka melakukan dan juga menganjurkan bersedekah dengan jumlah yang berlebih. Mereka menyumbang 10%-40% dari penghasilan mereka.



GILA......!!!!!!!!



Di agama kita diajarkan menyisihkan “sebagian” pendapatan kita untuk disumbangkan. Berapa sih menurut kalian “sebagian” tersebut? 2,5%, 10%, 20%, 40% atau berapa? Misalnya waktu kita kecil nenek memberi kita sejumlah uang dangan pesan, “sebagian berikan buat adikmu ya..!!” terus berapa bagian yang akan kita beri buat saudara kita bila pesannya seperti itu??



Sebenarnya setiap kali kita memberi, maka pada waktu yang sama kita akan membuang “energi negatif” keluar dari diri kita, sekaligus menghimpun “energi positif” ke dalam diri kita.



Hhhmmm.... tidak percaya????



Coba saja perhatikan..!!! sehabis menyumbang ada semacam perasaan “PLONG”



Iya ‘kan??



Kemudian akumulasi “energi positif” itu membuat kita FEEL GOOD dan FEEL GOOD itu pun memancar. Dengan demikian, ketika kita berhubungan dengan customer, suppliyer, atau siapa pun, mereka juga merasakan hal yang sama, yakni FEEL GOOD. Dengan kondisi demikian, maka urusan-urusan kita dengan mereka pun dimudahkan. Dan cepat atau lambat itu semua akan melancarkan, bahkan melipatgandakan pendapatan kita –dengan seizinNYA.



So... it’s good to feel good