MY NEW MINDSET ABOUT GRATITUDE
Dua tahun lalu aku pernah mendapat hadiah kado berupa kemeja dari seseorang. Aku sayang banget sama tu kemeja. Aku simpan dan sebulan sekali aku cuci. Sama sekali tidak pernah aku pakai.
5 bulan kemudian orang yang memberikan aku kado itu datang maen kerumah. Dengan sepengetahuanku dia menggunting-gunting kemeja itu menjadi potongan-potongan kecil seukuran lap. Aku yang melihat itu tentu saja kaget dan marah, tapi dengan santai dia bilang, “Oh, aku kira kamu memang tidak suka sama itu kemeja. Kemeja itu buat dipakai, bukan dipajang. Sejak aku belikan 5 bulan lalu hingga sekarang sekalipun kau tidak pernah memakainya.”
Hmmmm........ kejadian 2 tahun lalu itu melintas begitu saja dalam pikiranku semalam. Aku jadi mengambil kesimpulan bahwa cara terbaik untuk bersyukur dan berterima kasih adalah dengan memakai dan memanfaatkan sesuatu yang diberikan kepada kita untuk digunakan dan bukan Cuma dipajang dan disimpan tanpa pernah dimanfaatkan sama sekali.
Aku jadi merasa malu sama Tuhan. DIA telah memberiku tubuh dan pikiran yang sehat, tapi aku belum menggunakan semua yang dianugrahkan-NYA itu untuk sesuatu yang bermanfaat, baik buat diriku pribadi dan orang-orang banyak laennya.
Apakah aku mau menukarkan kedua tangan dan kakiku dengan uang 1milyar, dan besok aku buntung seumur hidup?
Apakah aku mau menukarkan pikiran sehatku, dan besok aku jadi orang gila?
Apakah aku mau menukarkan penglihatanku dengan uang 1milyar?
AKU RASA TIDAK....!!!!!
Jadi jika begitu harusnya aku bisa memanfaatkan kedua tangan dan kakiku, pikiran sehatku, penglihatanku, indera pengecap dan penciumanku, ketajaman pendengaranku serta semua yang telah Tuhan anugrahkan padaku untuk ditukarkan dengan uang sejumlah 1milyar bahkan lebih. Semestinya aku mampu berbuat sesuatu yang berguna bagi diriku dan orang laennya dengan apa-apa yang telah DIA anugrahkan padaku.
Hufffff............. ternyata selama ini aku belum cukup bersyukur. Aku belum menggunakan apa-apa yang telah DIA anugrahkan padaku dengan semestinya.
Mestinya aku bisa menunjukkan rasa syukurku dengan cara Berpikir yang benar, Berkata yang benar dan berbuat yang benar.
Karena itulah doa yang hidup.......